Perkuat Sinergi Filantropi, Laznas Alzis Al Washliyah Bertandang ke Rumah Zakat Matraman

Jakarta, 24 Juli 2026. Laznas Alzis Al Washliyah menggelar silaturahmi dengan Rumah Zakat di kantor Rumah Zakat Matraman, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2026). Pertemuan yang mempertemukan perwakilan kedua lembaga amil zakat nasional ini digelar untuk mempererat hubungan antar-pengelola zakat sekaligus mendokumentasikan program lingkungan Bank Sampah “Rumah Harum” yang menjadi bagian dari kerja Rumah Zakat di bidang ekologi.

Kunjungan disambut langsung oleh tim Rumah Zakat Matraman. Selain silaturahmi, agenda pertemuan mencakup pertukaran gagasan mengenai peluang sinergi antara kedua lembaga, khususnya di ranah program sosial dan lingkungan.

Rumah Zakat merupakan lembaga amil zakat nasional yang berbasis di Bandung. Program-programnya menjangkau sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan, dengan jaringan penerima manfaat yang tersebar di dalam maupun luar negeri. Lembaga ini dipimpin oleh CEO Irvan Nugraha.

Laznas Alzis Al Washliyah adalah lembaga amil zakat nasional yang menjadi penggerak penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah untuk program di bawah naungan Al Jam’iyatul Washliyah. Fokus kerjanya menopang beragam kebutuhan umat, mulai dari beasiswa santri, dukungan guru madrasah, sampai dai pelosok.

Pertemuan antar-lembaga seperti ini menegaskan dunia zakat Indonesia yang menjunjung ta’awun, tolong-menolong. Lembaga-lembaga zakat berdiri sebagai saudara satu barisan, saling melengkapi dalam melayani umat. Dalam beberapa tahun terakhir, kolaborasi lintas-lembaga amil zakat memang semakin sering berlangsung, mulai dari sinergi program penyaluran, tanggap darurat bencana, sampai berbagi praktik baik pengelolaan.

Menengok Bank Sampah “Rumah Harum”

Agenda penting lain dalam kunjungan adalah dokumentasi program Bank Sampah “Rumah Harum”. Program ini menjadi contoh bagaimana lembaga zakat dapat memperluas medan pengabdiannya sampai ke persoalan lingkungan.

Konsep bank sampah menghubungkan tiga hal sekaligus: pengurangan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, pemberdayaan ekonomi keluarga lewat sampah terpilah yang bernilai jual, serta edukasi warga untuk mengelola sampah rumah tangga secara bertanggung jawab. Pendekatan seperti ini menjadikan zakat dan sedekah tidak hanya mengalir ke sisi karitatif, tetapi juga menumbuhkan kemandirian jangka panjang.

Bagi Laznas Alzis Al Washliyah, dokumentasi kunjungan ini menjadi bahan pembelajaran yang relevan. Isu lingkungan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari umat, dan lembaga zakat memiliki peluang berkontribusi lewat pendekatan yang menyatu dengan pemberdayaan.

Perhatian terhadap lingkungan sesungguhnya beririsan dengan tujuan syariat, khususnya prinsip menjaga alam sebagai amanah. Ketika lembaga zakat mengambil bagian dalam gerakan pengelolaan sampah, ia sedang menghidupkan dimensi ekologis dari zakat itu sendiri.

Menyambung Ikatan Lewat Sinergi

Kunjungan ini menegaskan bahwa dunia filantropi Islam Indonesia adalah rumah besar dengan banyak pintu. Setiap lembaga membawa kekuatan yang berbeda, dan silaturahmi antar mereka menjadi cara paling manusiawi untuk saling belajar.

Bagi Laznas Alzis Al Washliyah, kunjungan ke Rumah Zakat Matraman merupakan bagian dari komitmen menjaga hubungan baik dengan sesama lembaga amil zakat. Bagi Rumah Zakat, keterbukaan menerima tamu seperti ini melanjutkan tradisi kolaborasi yang selama ini dijalankan bersama berbagai mitra.

Informasi selengkapnya mengenai program penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah Laznas Alzis Al Washliyah dapat diakses melalui alzis.id. Sinergi dengan sesama lembaga di dunia filantropi adalah cara memperluas kebaikan, karena pada akhirnya yang paling diuntungkan adalah para penerima manfaat itu sendiri, mereka yang selama ini menanti uluran tangan dari lembaga-lembaga zakat di seluruh penjuru negeri.

Tim Media Laznas Alzis Al Washliyah

Form Donasi

Pilih nominal terbaikmu

Form Konfirmasi Donasi

Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.