Respons Gempa Flores: Laznas Al Washliyah Layani Lebih dari 1.700 Penyintas di NTT

Nusa Tenggara Timur, 2 September 2026. Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Alzis Al Washliyah menuntaskan rangkaian aksi kemanusiaan bagi warga terdampak gempa Flores di sejumlah kampung di Nusa Tenggara Timur sepanjang 19 hingga 31 Agustus 2026. Program ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, dapur umum, pembagian sembako, dan berbagi makanan ringan bagi para penyintas, dengan total penerima manfaat diperkirakan lebih dari 1.700 orang.

Layanan pemeriksaan kesehatan menjadi program dengan jangkauan terluas. Selama hampir dua pekan, tim medis dan relawan menyisir belasan kampung, mulai dari Kampung Nangalok, Dusun Goloite, Kampung Marotauk, Kampung Bajo, dan Kampung Damu, dilanjutkan ke Kampung Kembo, Kampung Kas, Kampung Lengkosambi, Kampung Riung, dan Kampung Golo Solonto. Rangkaian layanan juga menjangkau Biting Bawah, Kampung Asih, Gelong Pudi, hingga Paci Panda. Dari seluruh titik itu, jumlah warga yang mendapat pemeriksaan diperkirakan lebih dari 1.300 orang.

Selain layanan kesehatan, tim menggelar dapur umum dan pembagian sembako yang dipusatkan di Kampung Golo Solonto. Program ini menjangkau sekitar 121 penerima manfaat. Di kampung yang sama, kegiatan berbagi makanan ringan turut dijalankan, dan menyusul pula di Kampung Nangalok, dengan total penerima diperkirakan sekitar 200 orang.

Aksi ini digelar sebagai respons terhadap gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, gempa tersebut menimbulkan korban jiwa, ribuan warga luka-luka, dan ratusan ribu warga mengungsi, dengan wilayah terdampak terberat berada di Kabupaten Manggarai, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Sikka, dan Ende. Kampung-kampung yang menjadi sasaran layanan Laznas Alzis Al Washliyah berada di kawasan terdampak itu, tempat sebagian warga masih bertahan di pengungsian.

Menurut Paul, tim lapangan Laznas Al-Washliyah menyebutkan rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk hadir cepat tanggap di kondisi darurat bencana. Ia menyebut seluruh layanan yang tersampaikan berasal dari kepercayaan umat yang dititipkan melalui zakat, infak, dan sedekah. ujarnya.

Secara keseluruhan, kegiatan sepanjang 19 hingga 31 Agustus itu mencakup tiga jenis layanan. Pemeriksaan kesehatan diperkirakan menjangkau lebih dari 1.300 penerima manfaat, dapur umum dan sembako sekitar 121 penerima, serta berbagi makanan ringan sekitar 200 penerima. Bila digabung, layanan yang tersalurkan diperkirakan menjangkau lebih dari 1.700 penerima manfaat.

Tim Media Laznas Alzis Al Washliyah

Form Donasi

Pilih nominal terbaikmu

Form Konfirmasi Donasi

Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.