Tim Medis Laznas Alzis Al Washliyah Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

Nusa Tenggara Timur, 21 Agustus 2026. Laznas Alzis Al Washliyah menerjunkan tim medis untuk membuka layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak bencana gempa. Layanan digelar pada hari jum’at 21 Agustus 2026 di dekat permukiman yang rusak dan menyasar sekitar 30 warga, mulai dari lansia, ibu-ibu, sampai anak-anak yang masih tinggal di tenda pengungsian.

Sebelum layanan dibuka, tim lebih dulu melakukan penilaian kebutuhan bersama perangkat desa. Dari penilaian itu diketahui bahwa fasilitas kesehatan terdekat sulit dijangkau karena jarak dan kondisi jalan setelah bencana, sementara sebagian keluarga kehilangan persediaan obat dan perlengkapan dasar. Temuan itulah yang menentukan bentuk layanan yang kemudian digelar.

Pos layanan dibuka sejak pagi di halaman terbuka yang berdekatan dengan tenda warga. Petugas memeriksa tekanan darah satu per satu, menanyakan keluhan, lalu menyerahkan obat sesuai kebutuhan. Keluhan yang paling banyak muncul berkaitan dengan kondisi hidup di pengungsian, di antaranya tekanan darah tinggi, batuk pilek, nyeri sendi, dan gangguan kulit.

Warga datang bergantian tanpa perlu diminta. Sebagian membawa kartu berobat lama, sebagian lain baru memeriksakan diri untuk pertama kalinya sejak bencana terjadi. Petugas mencatat keluhan tiap pasien supaya riwayatnya bisa dipakai untuk pemantauan pada hari-hari berikutnya.

Anak-anak mendapat perhatian tersendiri. Tim melakukan pemeriksaan sederhana sekaligus memberi penjelasan kepada orang tua tentang cara menjaga kebersihan dan mengenali tanda penyakit yang perlu segera dirujuk. Untuk warga lanjut usia yang sulit berjalan jauh, petugas mendatangi tenda tempat mereka berteduh.

Selain pemeriksaan fisik, tim membuka ruang pendampingan bagi ibu-ibu di dalam tenda darurat. Pertemuan itu diisi obrolan ringan, penguatan mental, dan doa bersama. Kebutuhan seperti ini kerap luput diperhatikan pada masa tanggap darurat, padahal beban psikologis warga tidak kalah berat dari kerusakan fisik.

Di lapangan, tim bekerja bersama sejumlah lembaga kemanusiaan yang lebih dulu berada di lokasi, termasuk dalam penggunaan tenda bersama sebagai ruang layanan. Sinergi seperti ini membuat warga tertangani lebih cepat dan layanan tidak saling bertumpuk di titik yang sama.

Tim  direncanakan berpindah ke sejumlah titik pengungsian agar warga yang tersebar tetap terjangkau. Pemantauan lanjutan akan diarahkan pada warga dengan penyakit kronis dan anak-anak yang berisiko mengalami gangguan pencernaan serta infeksi saluran pernapasan.

Laznas Alzis Al Washliyah adalah lembaga amil zakat nasional yang bernaung di bawah Al Jam’iyatul Washliyah, ormas Islam yang berdiri di Medan pada 30 November 1930. Selain menopang program pendidikan dan dakwah, lembaga ini menjalankan program kemanusiaan dan tanggap bencana yang dihidupi dari zakat, infak, dan sedekah umat.

Dukungan untuk warga terdampak di Nusa Tenggara Timur masih dibuka. Masyarakat yang ingin ikut menyalurkan bantuan dapat mengaksesnya di DONASI

Tim Media Laznas Alzis Al Washliyah

Form Donasi

Pilih nominal terbaikmu

Form Konfirmasi Donasi

Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.